Nuryani S - Admin Lontara Institute
Foto : Yassir Arafat Usman, M.Psi., Psikolog saat membawakan materi di Masjid Subulussalam Al-Khoory Unismuh Makassar (dok. Tim Media Lontara Institute)
MAKASSAR - Lontara Institute kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai spiritual dan psikologis melalui seminar motivasi bertajuk "Dari Ayat ke Aksi: Motivasi dan Pengembangan Diri dalam Bingkai Al-Qur'an". Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dibawakan langsung oleh Direktur Lontara Institute sekaligus Dosen Psikologi FK Unhas, Yassir Arafat Usman, M.Psi., Psikolog.
Di tengah tantangan zaman yang menuntut ketangguhan mental, banyak individu terjebak dalam teori tanpa eksekusi. Menjawab fenomena tersebut, Asrama Ma'had Al Birr Universitas Muhammadiyah Makassar bekerja sama dengan Lontara Institute menggelar seminar "Dari Ayat ke Aksi" di Masjid Subulussalam Al-Khoory Unismuh Makassar untuk membekali para santri dengan strategi mengubah inspirasi dari ayat-ayat Al-Qur'an menjadi tindakan nyata yang konsisten. Dengan mengintegrasikan prinsip Psikologi Positif dan mekanisme pembentukan kebiasaan (habit loop), seminar ini bertujuan mencetak pribadi yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga unggul secara kontribusi.
Mengawali sesi, Yassir Arafat Usman menekankan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari perubahan mindset. Beliau mengutip surah Ar-Ra’d ayat 11, yang menjadi fondasi utama psikologi perubahan, bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.
"Seringkali kita menunggu keajaiban datang tanpa mau menyentuh 'mesin' perubahan dalam diri kita. Al-Qur'an memberikan panduan, dan psikologi menyediakan metodenya," ujar Yassir di hadapan para peserta.
Dalam sesi pendalaman materi yang menjadi sorotan utama, peserta diajak membedah konsep perubahan perilaku melalui pendekatan The Habit Loop (Lingkaran Kebiasaan) gagasan Charles Duhigg. Dalam psikologi Islam yang diusung oleh Lontara Institute, konsep ini diadaptasi menjadi tahapan untuk mencapai istiqamah dalam durasi 30-40 hari. Yassir menjabarkan tiga fase krusial dalam membentuk kebiasaan baru agar tidak berhenti di tengah jalan:
Fase 1: The Resistance (Hari 1 – 10) – ”Mujahadah”
Ini adalah fase penuh penolakan, di mana diri cenderung memberontak untuk keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu, fase pertama ini mutlak membutuhkan perjuangan yang sungguh-sungguh atau Mujahadah.
Fase 2: The Installation (Hari 11 – 20) – “Istimrar”
Setelah berhasil melewati beratnya perlawanan internal, mulailah masa instalasi kebiasaan baru. Di sini dituntut Istimrar (kontinuitas) agar habit dapat terus berlangsung dan melekat.
Fase 3: The Automaticity (Hari 21 – 30) – “Istiqomah”
Fase di mana tindakan kebaikan perlahan berubah menjadi otomatisasi, dan inilah puncak terciptanya Istiqomah tanpa adanya paksaan.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi peserta adalah sesi tentang "Environmental Cue" atau lingkaran pertemanan.
"Jika habit loop adalah mesinnya, maka circle pertemanan adalah bahan bakarnya," urai Yassir dalam presentasinya.
Peserta diajak untuk secara sadar memilih tiga tipe kawan dalam hidup:
1. Kawan Visi (The Compass): Penjaga tujuan akhir.
2. Kawan Validasi (The Mirror): Teman jujur yang berani menasehati.
3. Kawan Kompetisi Sehat (The Accelerator): Teman yang memacu semangat untuk saling melampaui dalam kebaikan.
Sesi ditutup dengan narasi reflektif yang menyentuh sisi spiritual terdalam peserta. Suasana menjadi haru saat sesi komitmen, di mana setiap peserta diminta menuliskan satu ayat "andalan" yang akan dijadikan bahan bakar aksi nyata dalam kehidupan mereka. Pesan penutup yang ditekankan adalah prinsip: "Think Big, Start Small, Act Now."
Melalui kegiatan ini, Lontara Institute berharap para peserta tidak hanya pulang membawa pengetahuan, tetapi membawa gairah baru untuk mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan profesional maupun personal mereka. Karena sejatinya, sebaik-baiknya ilmu adalah yang mewujud dalam amal nyata.
Tentang Lontara Institute: Lontara Institute adalah lembaga pengembangan SDM yang berfokus pada layanan outbound, training, coaching, counseling, dan mentoring. Kami mengintegrasikan pendekatan psikologi positif dan nilai spiritual untuk membantu individu maupun organisasi mencapai potensi terbaiknya.
Kunjungi kami di www.lontarainstitute.com atau ikuti Instagram kami @lontara_institute.